1. Penandatanganan-Kontrak-Baru
Tahun baru sudah dekat, yang berarti wawancara penilaian akan direncanakan. Menghargai kinerja yang baik dapat dilakukan dengan promosi dan/atau kenaikan gaji pokokkaryawan.
Promosi harus dipertimbangkan dengan cermat dan harus selalu sejalan dengan nilai-nilai perusahaan. Apakah promosi disertai dengan kepemimpinan?
Pastikan karyawan Anda memiliki kompetensi yang tepat untuk memegang posisi ini, karena ada kemungkinan anggota tim yang berkinerja baik sama sekali tidak mampu memimpin orang lain.
Bagaimana Anda tahu jika karyawan Anda siap untuk promosi? Ricky Mui, Managing Director - Greater China di Robert Walters, memberikan 6 tip untuk membantu Anda menentukan apakah seseorang siap untuk promosi atau tidak.
Baca : Tips Cepat Promosi Karyawan
2. Cari Tahu Apakah Karyawan Siap Menghadapi Tantangan Baru
Ricky: "Karyawan sering mengemukakan hal yang ingin mereka pelajari lebih lanjut atau bahwa mereka siap menghadapi tantangan baru. Ini adalah sesuatu yang harus selalu diingat oleh Anda sebagai manajer. Pembelajar cepat mudah kehilangan motivasi kerja karyawan dan siap untuk tantangan baru lebih cepat. Jika Anda mengalami hal ini dengan salah satu karyawan Anda, disarankan untuk mempromosikan mereka atau menawarkan berbagai tugas yang lebih menantang. Hal ini tidak hanya menguntungkan karyawan, tetapi juga organisasi. Dengan demikian, karyawan Anda tidak akan tergoda untuk mencari tantangan baru di tempat lain dan Anda akan mempertahankan talenta terbaik dan mereka yang memiliki pengetahuan paling banyak tentang organisasi.”
Rekomendasi Aplikasi Absensi : Aplikasi Absensi Kantor Kita
3. Tanyakan Rekan Kerja Tentang Pengalaman Mereka Dengan Karyawan Tersebut
"Bersikaplah objektif dan jangan hanya mengandalkan pengalaman Anda sendiri. Ini adalah tip untuk dipertimbangkan, karena mereka mungkin memiliki cara berbeda dalam menangani karyawan tersebut."
Tanyakan kepada rekan kerja apa persepsi mereka: apakah menurut mereka karyawan tersebut pantas mendapatkan promosi?
4. Periksa Apakah Karyawan Dapat Mengelola Tugas Baru
"Tentu saja, penting juga untuk bertanya kepada karyawan sendiri pertanyaan: apakah mereka menyukai rangkaian tugas baru? Bukan karena karyawan melakukan pekerjaannya dengan sangat baik, sehingga mereka juga mengharapkan promosi. Jika ternyata karyawan tidak bersemangat untuk mengambil tanggung jawab atau tugas tambahan tetapi Anda tetap ingin memberi mereka penghargaan atas kinerja mereka yang kuat, tentu saja ada pilihan lain untuk membuat mereka tetap termotivasi."
Baca : Aplikasi Absensi Wajah
5. Sediakan Serangkaian Tugas
"Promosi tidak selalu harus disertai dengan jabatan baru. Bisa juga terjadi bahwa karyawan mempertahankan jabatannya, tetapi mereka diberi beberapa tanggung jawab tambahan. Dengan bantuan serangkaian tugas baru, Anda dapat menentukan apakah kenaikan gaji sesuai dan berapa seharusnya. Jika karyawan sudah melakukan sejumlah tugas dari paket pekerjaan baru, itu membuktikan bahwa mereka siap untuk promosi yang memang layak itu."
6. Berikan Masa Percobaan Untuk Membuktikan Diri
"Mungkin sulit bagi karyawan Anda untuk menilai apakah mereka dapat menangani tanggung jawab baru. Ini terutama terjadi ketika rangkaian tugas baru sangat berbeda dari yang sekarang. Dalam hal ini, Anda dapat menawarkan penugasan atau masa percobaan di mana karyawan dapat membuktikan diri.Hal ini sekali lagi menguntungkan kedua belah pihak: karyawan merasakan apakah mereka dapat berfungsi di posisi baru ini dan sebagai pemberi kerja Anda juga mendapatkan wawasan baru tentang kemampuannya.
Bacaan terkait : Fitur Face Recognition dalam Aplikasi Absensi Online
7. Pertimbangkan Alternatif Lain Untuk Memberi Penghargaan Kepada Karyawan
Seperti disebutkan sebelumnya, terkadang karyawan tersebut tidak siap untuk tantangan baru dan lebih memilih untuk terus melakukan apa yang mereka kuasai. Jika demikian halnya dengan karyawan Anda, tentunya Anda juga bisa menghadiahinya dengan kenaikan gaji. Ketika kenaikan gaji tidak menjadi pilihan, tentunya ada cara lain untuk membuat anggota tim Anda tetap termotivasi, seperti:
Menyelenggarakan pelatihan atau seminar untuk meningkatkan keterampilan tertentu
Menawarkan kemungkinan untuk bekerja dari rumah, sehingga mereka dapat mengatur agenda mereka sendiri
Merayakan proyek yang sukses dengan makan malam atau aktivitas tim
Memberikan hadiah seperti voucher, tiket bioskop, botol kampanye untuk memberi reward kepada karyawan yang telah menyelesaikan tugas sulit.


Komentar
Posting Komentar