Tren HR People Analytics & Digital HR yang sedang berkembang ini akan memainkan peran yang berpengaruh dalam mempertahankan dan meningkatkan keterlibatan karyawan saat ini dan di masa depan, sehingga bisnis dapat berkembang dengan sukses.
Skenario tempat kerja telah mengalami pergeseran paradigma dalam cara kita bekerja sejak awal tahun 2020. Perubahan pendekatan kerja yang cepat dan munculnya teknologi di era digital berdampak signifikan pada masa depan pekerjaan. Pemimpin SDM berada di garis depan dalam mengatasi berbagai tantangan transformatif internal dan eksternal, seperti model tenaga kerja yang inovatif dan memastikan kesejahteraan fisik dan kesehatan mental karyawan. Di tahun 2022, para profesional SDM pasti harus melewati gelombang transformasi yang telah beriak selama dua tahun terakhir.
Menggabungkan teknologi baru dan membuat keputusan berdasarkan data tidak lagi terbatas hanya untuk mendorong bisnis. Teknologi terkait SDM seperti People Analytics & Digital HR akan meningkatkan produktivitas bisnis dan keterlibatan karyawan dalam berbagai lingkungan kerja. Untuk mencapai tujuan ini, mengenali perubahan tren industri sangat penting agar tetap relevan dalam bisnis dan lingkungan kerja yang selalu berubah saat ini.
SDM Sebagai Produk
SDM selalu memiliki pola pikir berbasis proyek layanan. Sebuah proyek memiliki garis waktu yang jelas, hasil yang ditetapkan, sumber daya yang terbatas dan tujuannya adalah untuk berjalan semulus mungkin. Sebaliknya, pola pikir produk menuntut manajemen SDM untuk terus berkembang, memiliki fokus pelanggan akhir yang tajam, yang memberikan nilai yang meningkat dan disesuaikan dengan kesukaan, kebutuhan, dan keinginan individu. Profesional SDM perlu lebih memahami demografi perusahaan mereka, kebiasaan mereka yang berubah, dan preferensi. Hari-hari satu ukuran cocok untuk semua proses, kebijakan, atau layanan telah berakhir.
Teknologi SDM dan AI
Proses yang digerakkan oleh Kecerdasan Buatan (AI) dengan cepat mendapatkan daya tarik dalam lanskap SDM digital. Obrolan percakapan, analisis ekspresi wajah, sumber kandidat, penilaian, dan orientasi adalah beberapa alat yang dimanfaatkan oleh solusi bertenaga AI untuk membantu profesional SDM dalam mengotomatiskan proses sumber, rekrutmen, dan keterlibatan karyawan mereka. Dampak penggunaan teknologi dan AI adalah bagi rata-rata teknologi profesional HR seringkali merupakan kotak hitam. Dengan pemahaman teknologi yang terbatas, profesional SDM direduksi menjadi 'pengambil pesanan' dari penguasa teknologi. Profesional SDM perlu menjadi lebih paham teknologi dalam dunia kerja untuk dapat memahami algoritma keputusan yang digunakan dan memastikan bahwa AI dan algoritma mencapai tujuan yang diinginkan.
Mempersiapkan Masa Depan
Sejumlah besar pekerja teknologi telah menyadari bahwa mereka tidak perlu lagi tinggal di kota yang mahal, besar, dan padat. Mereka semakin menuntut fleksibilitas seputar kapan, di mana, dan bagaimana mereka bekerja. Perusahaan sedang mencoba untuk mengevaluasi apakah lebih masuk akal untuk menjadi jarak jauh atau fisik, mereka telah belajar untuk menjadi fleksibel, gesit, dan tangguh. SDM juga telah menemukan kembali dirinya dalam dua tahun terakhir. Keyakinan yang telah lama dipegang dan prinsip-prinsip suci dalam mengelola dan mengatasi karyawan telah ditantang dan ternyata kurang. SDM perlu memahami realitas organisasinya, orang-orangnya, dan juga dunia yang berubah dengan cepat, serta bersiap untuk berbagai skenario masa depan.
Keamanan Siber di SDM
Dengan model kerja jarak jauh, bisnis menghadapi tantangan keamanan siber baru. Salah satu ancaman dunia maya utama adalah phishing. Sesuai 'Phishing Insights 2021' oleh Sophos, 83% tim IT di organisasi India menyatakan bahwa jumlah email phishing yang menargetkan karyawan telah meningkat sejak awal pandemi. Akibatnya, salah satu tren SDM digital utama di tahun 2022 tidak diragukan lagi adalah menciptakan lingkungan yang aman dan menerapkan praktik keamanan siber terbaik yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja meningkat. Profesional SDM akan berkolaborasi dengan pakar TI untuk mengedukasi karyawan tentang ancaman yang berkembang dan memberi pengguna kontrol akses berbasis peran & akses terbatas ke data rahasia.
People Analytics untuk Keputusan Berdasarkan Data
People Analytics adalah salah satu tren SDM yang paling penting untuk masa depan, dan akan tetap ada. Sejumlah besar profesional SDM sekarang menerapkan alat analitik SDM untuk mengelola data SDM dalam jumlah yang sangat besar. Menurut survei Insight 222 baru-baru ini, 90% perusahaan yang disurvei percaya bahwa data dan analitik merupakan bagian integral dari strategi SDM mereka. Analitik orang memberikan wawasan berbasis data tentang analitik tenaga kerja dan bakat untuk meningkatkan kinerja bisnis dan membuat keputusan bisnis strategis. Bisnis menghadapi gelombang gangguan, dan analitik orang dapat membantu mengoptimalkan proses bisnis dengan memberikan wawasan yang lebih mudah, lebih cepat, dan lebih kuat ke dalam data mereka.
Menerapkan Alat SDM Digital All In One
Digital HR telah melihat adopsi yang cepat selama dua tahun terakhir. Otomasi sumber daya manusia adalah kenyataan yang telah merasuki hampir setiap aspek manajemen perusahaan dan tenaga kerja. Solusi teknologi SDM canggih tidak diragukan lagi akan terus mengubah dinamika tempat kerja pada tahun 2022, secara signifikan. Menurut laporan Fortune Business Insights terbaru, pasar teknologi SDM global diprediksi tumbuh hingga USD 35,68 miliar pada 2028. Digital HR seperti absensi online dengan fitur lengkap menawarkan keunggulan seperti menyediakan satu platform digital untuk mengelola data karyawan, meningkatkan produktivitas dan keterlibatan karyawan, memenuhi kepatuhan persyaratan, dan masih banyak lagi.

Komentar
Posting Komentar